Puisi: Yang Selalu Terkenang Puisi: Yang Selalu Terkenang By: Hersani Kautsar *** Teman, di mana kini sosok kalian? sosok yang sangat kurindukan sosok yang...
Puisi: "Tersenyum" Oleh Muflihatul Azizah Tersenyum By: Muflihatul Azizah ia tersenyum manis padaku menarik sedikit ujung bibirnya kubalas senyumnya sambil berucap, "alhamd...
Puisi: "Fenomena Sebuah Pagi" dan "Hakikat Ikhlas" 1. Fenomena Sebuah Pagi By: Wafa Nada Fadhilah Tanpa ditemani cahaya sang surya ukiran awan bergerak lembut menghiasi langit dengan ...
Antologi 4 Puisi: Menyudahi Silam, Sastra Antara, Morete Cinta, dan Dunia Kiri dan Kanan 1. Menyudahi Silam By: Zidny Ilma Seperti derai dari pendar yang jatuh lunglai kelana renjanaku mengurai sangsai, gontai menyusuri...
Puisi: Shalat Awal Waktu Shalat Awal Waktu By: Rihanatul Jannah Bergetar.. menggelegar.. Bedug maghrib kali ini Menyelusup ke dalam asa "ingat! shalat...
Puisi: Celoteh Jiwa Celoteh Jiwa By: Maksalmina Malam ini dalam belenggu kegelapan sunyi di bawah naungan balutan sepi saat kubuka mata senja kudapati tirai...
Puisi: Penyakitnya Ialah Malas Penyakitnya Ialah Malas By: Dede Moch Bagaimana kau jumpai bayangan gerak Jika yang kau lakukan hanya sanggup berdiam diri Kesunyian leb...
2 Puisi: Kicau Seekor Burung dan Jingga di Ufuk Barat 1. Kicau Seekor Burung By: Hersani Setiap kicaunya mengandung tasbih Mengandung tahmid Mengandung takbir Dan selalu mengandung ...
Puisi: Sebuah Artefak: Gedung Delapan Pasirgagak Sebuah Artefak: Gedung Delapan Pasirgagak By: Zidny Ilma Berpuluh-puluh tahun jasadnya dierami bukit Pasirgagak Bersama kepingan sa...
2 Puisi Berjudul: "Zikir" dan "Takdir" 1. ZIKIR By: Zidny Ilma Pucuk-pucuknya hijau doa batang-dahannya amsal ikhtiar dan akar-akarnya tawakal merambat, merapa...